Begini Cara Menggunakan Motion Assist di Android untuk Mengurangi Mabuk Perjalanan

Menggunakan smartphone saat berada di dalam mobil atau kendaraan bergerak sering membuat sebagian orang mengalami pusing, mual, hingga mabuk perjalanan. Untuk membantu mengatasi ketidaknyamanan tersebut, Google menghadirkan Motion Assist sebagai salah satu fitur terbaru Android yang diperkenalkan melalui pembaruan September 2026. Teknologi ini menampilkan gelembung visual bergerak di sepanjang tepi layar untuk membantu menyelaraskan informasi yang diterima mata dengan gerakan tubuh. Motion Assist tersedia pada perangkat yang mendukung Android 17 dan layanan Google Play terbaru. Pengguna dapat mengaktifkannya secara otomatis maupun manual, sekaligus menyesuaikan tampilan visual agar lebih nyaman digunakan selama perjalanan.
Mengenal Motion Assist sebagai Fitur Pengurang Mabuk Perjalanan
Motion Assist adalah teknologi bantuan visual yang dihadirkan Google untuk mengurangi kemungkinan ketidaknyamanan ketika menggunakan smartphone dalam kendaraan bergerak. Kemampuan baru ini memanfaatkan sensor gerakan perangkat untuk mengenali perubahan arah dan percepatan kendaraan. Saat mobil mengubah arah, sistem akan mengatur gelembung visual yang ditampilkan pada tepi layar. Perubahan posisi gelembung tersebut dikembangkan untuk memberikan petunjuk mengenai pergerakan kendaraan kepada mata pengguna. Dengan pendekatan ini, informasi yang diterima mata diharapkan menjadi lebih selaras dengan sensasi gerakan yang dirasakan tubuh. Fokus pengembangan tersebut adalah meringankan gejala mabuk perjalanan ketika pengguna perlu melihat layar selama berada di dalam kendaraan.
Motion sickness dapat muncul ketika otak menerima informasi yang tidak selaras dari sistem penglihatan dan keseimbangan tubuh. Untuk memberikan gambaran, seseorang yang melihat layar smartphone dalam mobil mungkin menangkap informasi visual yang relatif diam, sementara sistem keseimbangan tubuh merasakan percepatan, pengereman, atau perubahan arah kendaraan. Ketidaksesuaian sinyal sensorik ini dapat memicu keluhan seperti mual, pusing, dan rasa tidak nyaman pada sebagian orang. Teknologi bantuan ini dirancang untuk membatasi ketidaksesuaian tersebut melalui petunjuk gerakan yang terlihat pada layar. Namun, manfaat yang dirasakan dapat tidak selalu sama pada setiap individu. Oleh sebab itu, Motion Assist sebaiknya dimanfaatkan sebagai alat bantu kenyamanan, bukan metode yang menjamin hilangnya mabuk perjalanan.
Perangkat yang Mendukung Fitur Motion Assist Google
Sebelum mencoba Motion Assist, pengguna sebaiknya mengecek bahwa smartphone memiliki sistem operasi dan layanan pendukung yang sesuai. Berdasarkan persyaratan Google, fitur tersebut mengharuskan penggunaan perangkat dengan Android 17 atau versi yang lebih baru serta Google Play Services yang telah diperbarui. Dengan kata lain, tidak semua smartphone Android langsung mendukung kemampuan ini. Untuk melakukan pemeriksaan, pengguna dapat membuka aplikasi Setelan atau Settings, kemudian memeriksa informasi versi Android pada bagian Tentang Ponsel. Ketika smartphone memiliki versi Android yang lebih lama, fitur tersebut mungkin belum tersedia. Selain versi sistem operasi, ketersediaan Motion Assist juga dipengaruhi oleh distribusi pembaruan Google Play Services. Dengan mempertimbangkan hal tersebut, pengguna sebaiknya mengecek bahwa layanan Google pada perangkat telah mendapatkan pembaruan yang tersedia.
Dalam mencari Motion Assist, pengguna dapat membuka aplikasi Settings pada smartphone Android. Selanjutnya, pilih profil Google atau bagian layanan Google, lalu masuk ke menu All services. Pada kategori Personal & device safety, pengguna dapat menemukan pengaturan Motion Assist. Sebagai alternatif, cukup memasukkan Motion Assist pada kolom pencarian di aplikasi Settings. Apabila pilihan tersebut muncul, perangkat kemungkinan sudah menerima dukungan yang diperlukan. Di sisi lain, apabila menu belum terlihat, pengguna dapat memeriksa pembaruan sistem dan Google Play Services. Penting untuk dipahami, nama dan posisi menu dapat bervariasi berdasarkan merek smartphone dan antarmuka Android yang digunakan. Untuk alasan tersebut, pencarian langsung melalui Settings sering menjadi metode yang lebih sederhana.
Panduan Menggunakan Motion Assist Android Saat Perjalanan
Ketika berhasil membuka halaman Motion Assist, pengguna dapat menggunakan fitur tersebut melalui beberapa pilihan yang tersedia. Untuk penggunaan otomatis, pilih pengaturan Start in a moving vehicle. Apabila fungsi otomatis digunakan, smartphone akan memantau kondisi ketika perangkat berada di dalam kendaraan bergerak. Jika pergerakan kendaraan terdeteksi, gelembung Motion Assist dapat diaktifkan secara otomatis pada tepi layar. Metode ini membantu pengguna memperoleh bantuan visual tanpa harus membuka fitur secara manual setiap kali bepergian. Namun, mekanisme pengenalan gerakan tidak selalu berhasil mengenali setiap kondisi kendaraan. Karena itu, Google juga menghadirkan akses manual melalui panel Quick Settings.
Dalam menyiapkan aktivasi manual, pengguna dapat menekan tombol Add tile to Quick Settings yang tersedia pada halaman Motion Assist. Selanjutnya, sistem akan memberikan pilihan ukuran tombol Small tile atau Large tile. Setelah memilih format yang diinginkan, tombol Motion Assist akan tersedia pada panel pengaturan cepat. Saat membutuhkan bantuan visual, geser layar dari bagian atas untuk membuka Quick Settings, kemudian pilih tombol Motion Assist. Dengan cara ini, fitur dapat dinyalakan sesuai kebutuhan. Pengguna juga dapat menghentikan Motion Assist melalui tombol yang sama. Apabila aktivasi otomatis sedang berjalan, Android dapat memunculkan notifikasi senyap yang memungkinkan pengguna menghentikan fitur untuk sesi tersebut.
Kustomisasi Warna dan Bentuk Motion Assist agar Lebih Nyaman
Selain menyediakan sistem aktivasi otomatis dan manual, Google juga memberikan kemampuan personalisasi tampilan Motion Assist. Pengguna dapat membuka halaman pengaturan Motion Assist, kemudian mengakses menu Customize. Pada bagian pengaturan ini, tersedia sejumlah pilihan untuk mengubah tampilan gelembung visual. Salah satu pengaturan yang tersedia adalah Opacity, yaitu tingkat transparansi gelembung pada layar. Ketika pengguna lebih nyaman dengan tampilan yang tidak terlalu mencolok, tingkat transparansi dapat diatur menjadi lebih tinggi. Di sisi lain, gelembung dapat dibuat lebih jelas agar gerakannya mudah dikenali. Pengaturan tampilan tersebut membantu pengguna memilih tampilan yang cocok dengan preferensi visual dan kondisi penggunaan smartphone.
Pilihan tambahan mencakup perubahan warna dan bentuk gelembung yang bergerak sepanjang tepi layar. Google menyediakan pilihan warna seperti merah, kuning, hijau, dan biru, serta beberapa bentuk visual yang dapat digunakan. Sebagai kemampuan tambahan, pengguna juga dapat mengaktifkan opsi Randomization. Ketika fitur tersebut aktif, warna dan bentuk gelembung dapat berubah setiap beberapa detik. Fungsi personalisasi tersebut adalah memberikan variasi tampilan sesuai preferensi pengguna, bukan menjamin peningkatan efektivitas dalam mengurangi mual. Demi mendapatkan pengalaman yang lebih nyaman, pengguna sebaiknya menguji beberapa konfigurasi ketika berada pada situasi yang aman. Apabila animasi menyebabkan ketidaknyamanan, pengaturan dapat diubah sesuai kebutuhan.
Hal Penting Saat Memanfaatkan Motion Assist untuk Mengurangi Mual
Agar penggunaan Motion Assist lebih nyaman, pengguna dianjurkan untuk memperhatikan kondisi perjalanan dan respons tubuh. Fitur tersebut dirancang bagi penumpang yang menggunakan smartphone saat berada di dalam kendaraan bergerak, bukan untuk pengemudi. Mengoperasikan smartphone saat mengemudi dapat mengalihkan perhatian dan menambah risiko kecelakaan. Khususnya ketika duduk sebagai penumpang, Motion Assist dapat dicoba ketika perlu membaca pesan, membuka informasi perjalanan, atau menggunakan aplikasi tertentu. Namun, apabila rasa mual mulai meningkat, pengguna sebaiknya berhenti melihat layar. Melihat ke arah luar kendaraan dapat menjadi langkah tambahan untuk membantu mengurangi ketidaknyamanan selama perjalanan.
Di samping menggunakan Motion Assist, penumpang dapat mempraktikkan beberapa kebiasaan untuk menjaga kenyamanan perjalanan. Misalnya, memilih tempat duduk dengan pandangan lebih jelas ke arah perjalanan dapat mempermudah tubuh memperoleh informasi visual mengenai gerakan kendaraan. Pengguna juga dapat mengurangi aktivitas membaca apabila mulai mengalami gejala mabuk perjalanan. Memperoleh udara segar juga dapat mendukung kenyamanan bagi sebagian orang. Penting untuk diketahui, Motion Assist tidak dimaksudkan menjadi pengobatan untuk seluruh penyebab mual dan pusing. Jika gejala berlangsung berat, pengguna dapat mencari bantuan kepada tenaga kesehatan untuk memperoleh penanganan yang sesuai.
Kesimpulan
Pengembangan Motion Assist menghadirkan fitur bantuan visual yang ditujukan untuk meminimalkan ketidaknyamanan ketika menggunakan smartphone dalam kendaraan bergerak. Dengan memanfaatkan sensor gerakan perangkat, fitur ini menampilkan gelembung visual yang bergerak mengikuti pergerakan kendaraan. Pengguna Android 17 dapat mengatur Motion Assist melalui menu layanan Google, baik secara otomatis maupun manual menggunakan Quick Settings. Sebagai keunggulan tambahan, tampilan gelembung dapat diatur berdasarkan warna, bentuk, dan transparansi. Walaupun menawarkan manfaat, fitur ini tidak menjamin mabuk perjalanan dapat dicegah sepenuhnya. Menurut Anda, apakah teknologi seperti Motion Assist akan memberikan manfaat bagi penggunaan smartphone selama bepergian? Bagikan pandangan Anda mengenai pengalaman penggunaan fitur Android ini.








